oleh

Perampingan OPD Akan Di lakukan, Ahmad Vanandza : “Kita Sepakat Selagi Itu Demi Kebutuhan Bersama”

 

INFO BENUA. Id -SAMARINDA- Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda Ahmad Vananza, dukung pengurangan tenaga kerja honorer hingga perampingan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) Kota Samarinda.

Pengurangan tenaga kerja honorer di Kota Samarinda, mendapat respon baik dari Anggota Dewan Kota Samarinda.

Hal ini di anggap sebagai kebutuhan yang mendesak, akibat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang minim mengalami peningkatan.

Respon yang di sampaikan Ahmad Vananza ini, di maksudkan agar pengeluaran anggaran dapat di minimalisir, guna kestabilan keuangan daerah.

“Sebenarnya masalah honorer, tapi pada dasarnya mendukung pemerintah dalam rangka mengurangi keluarnya anggaran,” ucapnya.

Pasalnya, hal itu di inisiasi untuk menjaga stabilitas keuangan Kota Samarinda. Vananza pun mengatakan, jika pengurangan ini juga pasti akan mempertimbangkan kebutuhan di Kota Samarinda.

“Kalau memang di kurangi karena untuk menjaga kecukupan kebutuhan di samarinda, kita akan lihat juga ya kalau memang ada banyak, dan kemudian di kurangi itu cukup saja, ya kita kurangi dan kita dukung,” imbuhnya.

Politisi PDI-P tersebut juga memaparkan, jika pengurangan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tersebut tidak semata-mata langsung melakukan pengurangan. Perlu melihat juga kuantitas PTT pada OPD terkait, tentang kecukupannya sampai mana.

“Kalau misalnya dari 60 PTT, kemudian turun jadi 30 itu masih di anggap cukup, selagi itu di pandang cukup, berarti aman saja untuk di lakukan perampingan,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Vananza pun mengatakan jika pengurangan ini juga tergantung dari bagaimana OPD terkait melakukan kinerja yang optimal terhadap program kerjanya.

“Tapi juga kita memperhatikan sisi lain juga ya. Dari sisi OPD nya, kalau OPD nya maksimal dalam bekerja dan solid, kita gak akan kurangi. Tapi kalau OPD nya gak maksimal, ya kita kurangi, dan itu yang utama,” tambahnya.

Menurutnya juga, hal ini menjadi dilema bagi pemerintah, karena harus banyak merekrut ASN, namun PAD juga tidak besar.

“Itu dilema, karena harusnya banyak merekrut tenaga kerja, Tapi di sisi lain juga, PAD kita gak besar juga, makanya itu perlu perhatian pemerintah untuk membuat lapangan pekerjaan lebih maksimal,” ungkapnya.

Di sisi lain, saat di konfirmasi tentang perampingan OPD, hal ini telah di komunikasikan dari Wali Kota Samarinda Andi Harun dengan komisi I DPRD Kota Samarinda.

“Untuk perampingan OPD, sudah ada komunikasi dari pak wali kota dengan komisi 1, dari 37 OPD akan di kurangi 10 OPD,” bebernya.

Vananza pun berharap dengan adanya perampingan ini, pengeluaran Pemkot akan terminimalisir dan tidak banyak.

“Setelah dengan penjelasan dari wali kota, ya kita setuju. Dengan perampingan itu, kalau bisa maksimal, kenapa nggak.” Pungkasnya

Penulis : abi/zul.

News Feed