oleh

Kritik Pedas Komisi III DPRD Kota Samarinda Soal Bangunan Penyumbang Banjir, Anhar : Surga Pun Tidak Boleh, Kalau Langgar Aturan!”

 

INFO BENUA. Id -SAMARINDA- Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Anhar, kritisi bangunan yang tak mematuhi aturan sesuai dengan RTRW Kota Samarinda, hingga masuk dalam bangunan penyumbang banjir.

Pembangunan yang tidak menyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), memang akan sangat mengganggu tata kelola wilayah yang rapi. Apalagi bangunan tersebut men jadi penyebab banjir yang ada di Kota Samarinda.

Hal ini membuat anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda geram bukan main. Pasalnya, banyak bangunan yang di bagun tanpa memperhatikan aturan yang telah di tetapkan.

Ia mengatakan, jika banyak terdapat perumahan yang telah di bangun, namun tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Di ketahui, sekitar 2.500 meter persegi telah dan bangun untuk perumahan Alaya, yang terdiri dari 554 unit perumahan. Namun menurutnya, kolam retensi yang di buat tidak cukup untuk menampung volume air yang terus menambah. Dan itu membuatnya Geram.

“Tidak sesuai dengan lahan yang dia kupas dan kolam penampungan air yang dia bangun itu,” ucapnya.

Anhar pun berpendapat, jika itu merupakan murni dari kelalaian Pemerintah dalam mengawasi pembangunan perumahan, hingga mengakibatkan efek yang selalu di rasakan oleh masyarakat Samarinda, yakni banjir.

“Bagaimana banjir mau selesai kalau pembangunan kawasan perumahan maupun pematangan lahan saja tidak diawasi,” celetuknya dengan ketus.

Ia pun menyinggung sol bangunan yang berdiri di pinggiran sungai Mahakam yang seyogyanya adalah kawasan lindung. Namun hingga saat ini bangunan di sana masih kokoh berdiri.

“Waktu itu saya sudah tegur, kalau surga saja tidak boleh dibangun disitu apalagi bangunan,” tegasnya.

Anggota Komisi III tersebut berharap, Wali kota baru bisa bertindak tegas dalam menjalankan program kerja dan mengawasi kinerja bawahannya di tingkat OPD, agar tidak ada kongkalikong perizinan, yang dapat menimbulkan banjir.

“Saya yakin Wali Kota baru bisa mengatasi masalah ini, dengan kemampuan yang dimiliki,” tutupnya.

Penulis : abi/zul.

News Feed