oleh

Salehuddin Penerapan PPKM Mikro Diperketat, Wujud Respon Kondisi Terkini

 

INFO BENUA- SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang diperketat merupakan sebuah respon yang baik terhadap kondisi terkini.

Terjadinya lonjakan positif red pada beberapa pekan terakhir yang cukup tinggi, sehingga hal yang wajar ketika kepala daerah menekankan pembatasan di beberapa sektor.

“Ini kan respon terhadap PPKM mikro darurat yang di Pulau Jawa-Bali,” kata Saleh.

Sebenarnya, penyebutan mikro yang diperketat ini bagian proses penamaan saja dengan sedikit penekanan. Di mana beberapa kepala daerah sampai kembali membuat penyekatan, dan menghimbau hingga instrumen tingkat Desa dan RT.

“Kekhawatiran yang terjadi di Jawa-Bali itu ternyata terjadi juga di kita,” tuturnya.

Menurutnya kebijakan ini sah-sah saja, sebagai perwujudan atas lonjakan positif red yang kian mengkhawatirkan. “Wajar saja sih melakukan kebijakan ini,” terangnya.

Kaltim diakuinya memiliki presentase positif red yang cukup tinggi jika dilihat secara nasional. Bahkan, fasilitas kesehatan (faskes) pun masih butuh pembaharuan karena kurang memadai. Sehingga diperlukan perhatian bersama agar masyarakat turut bersama-sama menerapkan protokol kesehatan demi melawan Covid-19.

“Kalau kita mau bebas, ya harus sama-sama melawan Covid-19, beraktivitas dengan prokes yang ketat,” tukasnya. (Ka)

News Feed