oleh

Masuknya WNA Di tengah PPKM, Disebut Mencederai Perasaan Masyarakat

 

INFO BENUA – SAMARINDA – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kaltim Syafruddin menegaskan bahwa masuknya Warga Negara Asing (WNA) disaat kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan tindakan yang melukai perasaan masyarakat.

Menurutnya, ketika kebijakan menyangkut PPKM ini dikeluarkan, itu artinya setiap warga diperketat dan dibatasi dalam beraktivitas.

“Jelas ini melukai perasaan, karena kita untuk beraktivitas dibatasi tapi disisi lain, WNA ke Indonesia justru dibebaskan,” ungkap Udin sapaannya.

Bebasnya WNA datang ke Indonesia, bagi Udin sebagai perwujudan tidak konsistennya pemerintah dalam menjalankan kebijakan. Semestinya tidak ada alasan bagi siapapun yang masuk di Indonesia, baik sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA), maupun yang ingin berwisata.

“Karena kita sedang darurat, makanya harus ketat dong. Masuknya WNA pasti melukai rasa keadilan rakyat di Indonesia,” terangnya.

Sedihnya lagi, masyarakat hanya dapat merasakan kekecewaan itu saja namun tak dapat mengekspresikan, akibat pembatasan-pembatasan yang ada.

“Harusnya pemerintah terbuka nuraninya,” tukasnya.

Sebelumnya, puluhan TKA datang ke Indonesia diduga secara bebas ditengah penerapan PPKM di Pulau Jawa-Bali, untuk menjadi pekerja di Sulawesi Selatan.

Reporter : ka

News Feed