oleh

Habsi Wahid Bincangkan Masalah Pendidikan di RRI Mamuju

Mamuju, Info Benua — Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid Menghadiri undangan sebagai narasumber pada dialog Halo Sulbar di Studio Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju pagi tadi. Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018, dalam dialognya Habsi Wahid banyak membincangkan soal pendidikan di Kabupaten Mamuju.

Kepada pendengar radio RRI, Bupati menyampaikan ada beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mamuju. Pertama yakni pembangunan infrastruktur, ini agar kesenjangan pendidikan di desa dapat teratasi. Kedua, pemerintah telah memberi perhatian kepada anak usia sekolah yang tidak bersekolah melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Lalu ketiga, Bupati menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga orang tua anak.

“Permasalahan pendidikan ini tidak hanya pemerintah saja yang memberikan perhatian tapi bagaiman apara orang tua juga ikut andil yaitu bagaimana peran orang orang tua dalam mendorong anak untuk bersekolah, membantu anak belajar dengan baik juga mengawasi anak daripengaruh minuman keras dan narkoba,”  katanya.

Selain itu, salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan semangat bersekolah yakni dengan memberikan bantuan seragam sekolah gratis setiap tahun ajaran baru.

Sementara terkait tenaga pengajar, Habsi Wahid menyampaikan bahwa untuk memajukan kualitas pendidikan, guru-gurunya juga mesti memadai, akan tetapi dilain pihak ada tenaga pengajar yang sudah berbakti kurang lebih sepuluh tahun, menurut nyaitu yang juga mesti diperjuangkan bersama.

“Saya kira kita mesti bersama-sama memperjuangkan guru-guru tenaga kontrak ini, karena kewenangan untuk mengangkat pegawai negeri adalah pemerintah pusat. Sekarang kita menunggu, mudah-mudahan keluhan kita ditanggapi oleh pemerintah pusat,” saran Habsi.

Masih soal pendidikan, tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Mamuju menambah armada bus sekolah di kecamatan Tommo’. Bupati manarget, tahun 2019, paling tidak terdapat tiga bus sekolah di masing-masing kecamaan se Kabupaten Mamuju.

Menngakhiri dialog, Bupati Mamuju mengajak masyarakat untuk selalu memberikan kritik dan saran sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kab. Mamuju, juga tetap berjalan sinergi dengan pemerintah. Karena menurutnya, pembangunan ini bisa berjalan dengan baik kalau kita bisa seiring-sejalan, bersama membangun Sulbar. (hms/adv/as).

 

 

Komentar

News Feed