Inginkan ASN Kaltara Bersiap Hadapi Era Industri 4.0

0
17

Jakarta, Info Benua – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN), tak terkecuali di Kaltara harus bersiap era revolusi industri 4.0. Yaitu era di mana pemanfaatan teknologi informasi (internet) sangat penting dalam produksi di dunia industri. Demikian disampaikan Gubernur di sela-sela menghadiri acara Presidential Lecture “Bersatu Dalam Harmoni-Menuju Birokrasi Berkelas Dunia Tahun 2024” terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Istora Senayan Jakarta, Selasa lalu.
Fokus utama kegiatan ini, adalah arahan Presiden Joko Widodo. Ada sejumlah hal yang menjadi perhatian Gubernur. Di antaranya, keyakinan bahwa pemerintahan juga negara akan segera maju, apabila memiliki birokrat yang tangguh dan pekerja keras demi bangsa dan negara. “Perubahan itu cepat sekali terjadi, termasuk ilmu pengetahuan yang terus berkembang pesat. Aparatur pemerintahan, utamanya di Kaltara wajib menyesuaikan diri,” ungkap Irianto.
Aparatur pemerintahan dan kader yang dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan, juga harus siap menghadapi era revolusi industri 4.0 yang memunculkan perubahan dan tantangan baru. “Landscape kehidupan bakal berubah, baik landscape kehidupan sosial-budaya, ekonomi juga teknologi. Pemerintah, utamanya Pemprov Kaltara saya minta bekerja lebih cepat lagi, responsif, tanggap dan efisien dalam urusan birokrasi. Begitu yang diharapkan Presiden, dan tengah dilakukan Kaltara,” ulas Gubernur.
Hal itu dilakukan karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan bersih. “Birokrasi akan dipersiapkan seperti yang diharapkan Presiden. Khususnya, bagi ASN yang baru, saya minta terus mengikuti perubahan teknologi, gagasan, inovasi, termasuk dinamika politik dan ekonomi saat ini. Dan, yang terpenting adalah, mendengarkan keinginan masyarakat,” tuturnya.
Selain arahan Presiden, ada beberapa hal penting lainnya yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur. Gubernur mengingatkan, setiap ASN di Kaltara hendaknya memahami penuturan Menpan-RB. Salah satunya yang menyebutkan bahwa ASN Zaman Now itu, memiliki komitmen untuk bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) juga siap melayani sepenuh hati.
Pada acara yang dihadiri 5.165 CPNS dari berbagai kementerian itu, turut hadir beberapa pembicara ternama. Di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, CEO Gojek Nadiem Makarim, dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief.
Di sela kegiatan yang puncaknya adalah Kuliah Umum dari Presiden RI Joko Widodo itu, Gubernur sempat berdiskusi dengan Hadiyanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. “Banyak hal kami bincangkan dalam diskusi yang santai ini. Utamanya untuk kepentingan Kaltara,” tambah Gubernur. (roy.ru/adv).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here