oleh

Mahasiswa GMNI Tuntut Keduanya Selesaikan Janji-Janji Kampanye

Sangatta, Info Benua — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan aksi unjuk rasa dari simpang pendidikan hingga halaman depan kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) pada Kamis lalu.

Tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa tersebut ada lima poin. Poin pertama adalah agar Ismunandar dan Kasmidi Bulang menyelesaikan persoalan defisit anggaran dengan cara menghentikan kegiatan proyek pembangunan di 2019. Dan dana yang ada difokuskan pada pembayaran utang. Poin kedua penyelesaian persoalan TK2D dengan dasar hasil tes 2016.

Sekrtetaris GMNI Kutim, Kahiruddin, menyatakan bahwa sejak dilantik pada 16 Februari 2016 lalu, Kutim dibawah pimpinan Ismunandar dan Kasmidi Bulang belum memperlihatkan apa yang menjadi visi dan misi pasangan tersebut disaat masa kampanye dulu. Yakni Fokus dan Tuntas, yang selalu digadang-gadangkan hingga sekarang ini, sebagai program jitu keduanya.

Adapun tuntutan selanjutnya ialah transparansi pengelolaan anggaran dengan menggunakan sistem E-Bugeting. Poin keempat jangan menjadikan Musrembang sebagai ajang seremonial semata, dan terakhir penuntutan agar diselesaikan pembayaran insentif PNS, Guru, serta janji membayar gaji RT. (imrn).

Komentar

News Feed