Atraksi Terjun Payung Ramaikan HUT Tarakan ke 20

0
23

Tarakan, Info Benua — Selain pawai budaya dan Iraw mengisi perayaan HUT Tarakan ke 20 tahun ini yang puncaknya dilaksanakan di Pantai Amal Lama, Minggu lalu, Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tarakan juga turut unjuk gigi dengan menurunkan 10 penerjun dari Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU.
Atraksi terjun payung ini dirangkaikan dengan kegiatan kedirgantaraan yakni Pelangi Nusantara yang tahun ini lokasinya dilaksanakan di Kota Tarakan.
Aksi ini pun sedianya akan dilaksanakan sejak Sabtu, namun, karena ada kendala teknis akhirnya mundur hingga hari Minggu kemarin.
Sebelum melakukan aksi terjun payung, 10 penerjun yang dilakukan pasukan dengan sebutan baret jingga ini sudah melakukan persiapan peralatan terjun payung sejak pukul 12.00 Wita di Lanud Tarakan.
Pantauan media ini, baru pukul 13.00 Wita kesepuluh penerjun ini memasuki pesawat Hercules dengan nomor A-1330 dan take off dari landasan Base Ops Lanud Tarakan.
Penerjun akhirnya melompat dari pesawat Hercules setelah 15 menit berkeliling di langit Tarakan. Dari atas ketinggian 6000 kaki (feet) seluruh penerjun melompat dan mengembangkan parasutnya untuk mendarat di Pantai Amal Lama.
Saat dikonfirmasi, Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto mengungkapkan, memang sengaja menurunkan 10 penerjun terbaik TNI AU dari Korpaskhas TNI AU untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Bumi Paguntaka.
Moment yang dipilih pun, kata dia sengaja dilakukam pada puncak peringatan HUT Kota Tarakan ke-20 yakni Iraw Tengkayu yang kegiatannya dilaksanakan di Pantai Amal Lama.
“Jadi kesepuluh penerjun ini mendarat di Pantai Amal untuk menujukkan atraksinya kepada masyarakat yang hadir kali ini. Ini latihan sekaligus menghibur masyarakat Tarakan,” kata dia.
Selain atraksi dari kesepuluh penerjun Korpaskhas TNI AU, ada juga atraksi dari atlet paramotor yang sehari sebelumnya sudah datang ke Kota Tarakan. “Atraksi paramotor di Kota Tarakan saya rasa baru kali ini di tampilkan, semooga masyarakat bisa terhibur,” ucapnya.
Selain ikut andil dalam rangkaian HUT Tarakan tahun ini, perwira berpangkat melati tiga yang hampir dua tahun berdinas di Tarakan ini juga berharap memasuki usia ke-20 tahun ini, Tarakan dapat menjadi salah satu kota di Indonesia yang lebih maju dan berkembang.
“Masyarakatnya juga dapat lebih dewasa, lebih taat hukum, taat aturan, tentunya bila hal-hal ini sudah dilakukan membuat masyarakat yang hidup di Kota Tarakan lebih aman dan nyaman,” harapnya.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasinya atas keberhasilan perayaan HUT Tarakan kali ini yang menurutnya digelar cukup meriah, meski dibuat dalam acara yang sederhana.
“Harapan kita kegiatan serupa bisa dilakukan terus setiap tahunnya, selain untuk memperingati hari ulang tahunnya, moment ini juga sekaligus membuka ruang silaturahmi untuk semua element masyarakat,” tandasnya. (kaka).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here