Malinau Deklarasikan Anti Narkoba

0
13

Malinau, Info Benua — Bupati Yansen TP, Wakil Bupati Topan Amrullah, Ketua DPRD Wempi W Mawa dan sejumlah tokoh masyarakat serta aktivis anti narkoba, Minggu lalu, menerima pin dari Badan Nasional Narkotika (BNN) Kaltara sebagai penghargaan pegiat anti narkoba di Kabupaten Malinau.
Penyerahan dilakukan dalam acara Deklarasi Gerakan Anti Narkoba yang diprakarsai BNN Kaltara. Malinau sebagai kabupaten pertama yang menyambut prakarsa BNN di Kaltara.
“Malinau sebagai kabupaten pertama yang merespons dan menggelar deklarasi ini,” ungkap Kepala BNN Kaltara, Brigjen Pol Ery Nursatari.
Brigjen Pol Ery Nursatari menegaskan bahwa Indonesia tanpa kecuali Malinau, saat ini dalam kondisi krisis narkoba. Di Malinau misalnya, kasus narkoba dalam 2 tahun terakhir mencapai 180 kasus lebih.
“Pencegahannya tidak bisa dengan cara biasa. Harus kerjasama secara terpadu dengan semua elemen untuk memutus mata rantai narkona,” ungkapnya. Ia mendukung Pemkab Malinau yang mendeklarasikan kabupaten anti narkoba.
Dukungan serupa disampaikan Wagub Kaltara, H. Udin Hianggio. “Kami mendukung. Pemprov Kaltara dan BNN mendukung Malinau dalam pemberantasan narkoba,” tegasnya.
Terlebih Malinau yang juga menjadi salah satu daerah perbatasan yang punya potensi untuk dijadikan pintu masuk narkoba dari luar negeri. Tanpa kecuali juga kabupaten/kota lain yang menjadi lalu lintas peredaran narkoba.
Sementara itu, di hadapan ratusan warga, Bupati Yansen TP mengajak agar gerakan pemberantasan narkoba dilakukan secara kompak dan terpadu oleh seluruh elemen masyarakat. “Jangan beri ruang sedikit pun untuk narkoba. Mari kita berantas dan kita perangi,” tegasnya. (kaka).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here