oleh

Jalan Perniagaan akan Dibongkar, DPRD tanya Kenapa Buru-buru?

SAMARINDA, Info Benua – Ketua Komisi I DPRD Samarinda Muhammad Rudi mengabulkan penundaan pembongkaran 12 bangunan di Jalan Perniagaan Samarinda. Meski warga meminta diberi penundaan hingga enam bulan, tetapi, pihaknya menginginkan tiga bulan saja. “Kami meninjau ulang, warga menyetujui untuk dibongkar. Tapi meminta waktu untuk siap-siap,” ujarnya.  “Semendesak apa sih sampai harus buru-buru dibongkar,” tanyanya.
Rudi mengatakan, warga protes lantaran hanya di tempat mereka yang dibongkar. Sedangkan bagian seberang Sungai Karang Mumus (SKM) yang lebih kumuh tak dibongkar. “Saya lihat lokasi yang mau dibongkar masuk kategori bersih dan tidak kumuh. Tidak seperti seberangnya, kumuh,” ungkap dia
Diketahui, setelah sempat molor, pembongkaran 12 bangunan di Jalan Perniagaan, samping Jembatan Perniagaan, direncanakan pekan ini. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail. “Saya minta dukungan lagi dari DPRD. Sudah cukup lama, kami tidak bisa menunggu lagi tahun depan,” tegasnya.
Orang nomor dua di Pemkot Samarinda itu melanjutkan, warga sudah diperingatkan sejak 2016. “Lagi pula, masyarakat hanya meminta waktu tujuh hari dan sudah diberikan. Dan diingat di antara 12 bangunan itu, yang disewakan delapan rumah. Bahkan, pemiliknya tidak tinggal di sana,” jelasnya. “Toleransi kami sudah cukup. Selama ini, kami sering dikritik (dewan) mengenai kemajuan pengendalian banjir dan masalah relokasi SKM. Bila kami bergerak mohon didukung lah,” katanya. (Prokal)

Komentar

News Feed