oleh

Rekam Jejak Bupati Kukar Rita Widyasari

SAMARINDA, Info Benua – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Selasa (26/9/2017).

Meski belum ada keterangan resmi dari KPK, namun Rita diduga kuat menerima gratifikasi selama menjabat sebagai Bupati Kukar.

Rita adalah putri dari Bupati Kukar terdahulu, Syaukani HR. Sama seperti sang ayah, Rita dijadikan tersangka oleh KPK pada detik-detik Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur.

Bupati perempuan pertama di Indonesia ini juga dinilai berprestasi karena banyaknya penghargaan yang diperolehnya.

Salah satunya adalah tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang diberikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada 28 April 2015.

Penghargaan ini diberikan karena Rita dinilai berkomitmen tinggi atas pembangunan kesejahteraan keluarga dan kependudukan di daerahnya.

Rita juga pernah menerima penghargaan sebagai salah Inspirator Pembangunan Daerah 2017. Penghargaan dari Pusat Kajian Keuangan Negara ini diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Di tingkat internasional, Rita pernah menerima penghargaan Global Leadership Award 2016 dari majalah bisnis The Leader International dan American Leadership Development Association.

Berdasarkan biodata yang dikumpulkan dari Pemerintah Kabupaten Kukar, Rita merupakan Bupati Kukar bergelar Phd. Dia menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Utara Malaysia (UUM) dalam waktu singkat.

Sebelumnya, Rita menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Padjadjaran (Unpad) jurusan Administrasi Niaga dan S2 di Universitas Jenderal Soedirman. Sebelum menjadi bupati, Rita pernah menduduki kursi Ketua DPRD Kukar dari partai Golkar.

Dalam hal berorganisasi, Rita pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang merupakan induk organisasi kepemudaan di Kalimantan Timur. Selanjutnya, Rita berhasil menduduki kursi Ketua Golkar Kaltim.

Perempuan kelahiran Tenggarong, 11 November 1973 itu juga aktif dalam bidang olahraga. Rita bahkan ditunjuk sebagai bendaharan umum SEA Games XXIX untuk Indonesia oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Jokowi pun sempat berpesan pada semua atlet agar tidak khawatir selama menjalankan tugas. Sebab, jabatan bendahara sudah berada di tangan yang tepat, yakni Rita widyasari.

Rita terpilih menjadi Bupati Kukar selama 2 periode, yakni 2010-2015 dan 2016-2021. Pada periode pertama, Rita berpasangan dengan Gufron Yusuf. Sedangkan pada periode kedua atau 2016-2021, Rita berpasangan dengan Edi Damansyah.

Saat ini, Rita bahkan menjadi calon tunggal dari Partai Golkar menuju Pemilihan Gubernur Kaltim. Program unggulan di masa kepemimpinannya adalah program Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja), yang sudah dia jalankan di periode pertama.

Ketika terpilih untuk kali kedua, Rita berjanji akan menyempurnakan program Gerbang Raja Jilid II.

Menjadi Bupati di kabupaten kaya migas, Rita kerap meneriakkan dana bagi hasil (DBH) hasil Migas pada pemerintah. Ketika kondisi perekonomian Kukar mengalami defisit, Rita mulai menggalakkan sektor pariwisata untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Beragam wahana wisata lengkap di Kukar, di antaranya adalah pembenahan Pulau Kumala. Jembatan Pulau Kumala, Ladang Budaya, dan berbagai taman cerdas di Tenggarong. Dia juga pelopor busana Ulap Doyo khas Kutai yang dibentuk menjadi miskat.

Dia membuka lapangan kerja untuk para pengrajin ulap doyo mulai dari remaja hingga ibu-ibu rumah tangga. Pada bidang pendidikan, Rita adalah pencetus program bahasa Inggris untuk semua warga Kukar.

Mimpi Rita adalah menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di Kukar. Untuk mewujudkan mimpi itu, Rita menjalin kerja sama dengan University of Cambridge dalam bentuk implementasi program pengembangan Bahasa Inggris.

“Saya ingin Bahasa Inggris menjadi bahasa kedua di Kukar. Jadi tidak hanya pelajar saja yang bisa berbahasa Inggris, bahkan ibu-ibu dan semua masyarakat juga bisa,” katanya kepada Kompas.com, Kamis (18/6/2015).

Selera musik Rita adalah musik cadas. Dia bahkan disebut sosok “Bupati Rocker” karena sejak menjabat sebagai bupati, periode 2010-2015, Kukar terus mendatangkan band-band rock legendaris dari luar negeri untuk dinikmati secara gratis.

Seperti Sepultura pada tahun 2012, Halloween pada 2013, Testament pada 2014, Firehouse tahun 2015, dan Michael Learns To Rock (MLTR) juga pernah diundang ke ajang tahunan Rock in Borneo pada tahun 2016.

Bahkan baru-baru ini, pada 23 September 2017, Rita mendatangkan band luar negeri Skid Row. Belum lagi band-band rock papan atas Tanah Air seperti Power Metal, God Bless, dan Jamrud (KCM)

Komentar

News Feed