oleh

01 Oktober 2017, Isran Noor akan Umumkan Pendampingnya di Pilgub Kaltim 2018

Kaltim, Info Benua – Masyarakat Kalimantan Timur(Kaltim), hingga kini masih diliputi pertanyaan mengenai siapa yang akan menjadi wakil Isran Noor jika tokoh kita yang kharismatik ini maju sebagai gubernur Kaltim dalam Pilkada 2018 mendatang.

Isran Noor memang masih tertutup mengenai pasangan yang akan menjadi wakilnya di Pilgub Kaltim 2018 nanti. Dia tidak ingin buru-buru mengumumkan berdasarkan pertimbangan matang, tidak ingin mengecewakan siapa pun. Baru pada tanggal 01 Oktober  2017 nanti, siapa yang menjadi wakil atau pasangannya akan di umumkan ke masyarakat Kaltim.

Sementara itu, baliho dan sepanduk Isran Noor pun sampai saat ini belum nampak terpasang di manapun sebagaimana baliho dan sepanduk calon-calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim yang lain. Secara bercanda Isran mengatakan bahwa, dia tidak ingin kehujanan dan kepanasan jika dirinya terpajang di baliho dan sepanduk.

“Dalam waktu 2 atau tiga bulan saja wajah saya akan berubah, karena diterpa angin, hujan dan panas jika terpampang di sepanduk dan baliho,” kata Isran Noor tertawa.

Sebagai gantinya, Isran Noor mencetak kalender sebanyak ratusan ribu lembar dan kini telah didistribusikan ke masyarakat di berbagai wilayah Kaltim. Bentuk sosialisasi melalui kalender memang dinilai lebih efektif, menyentuh setiap rumah penduduk, dan akan dipajang di dalam ruangan tanpa tersentuh langsung irama cuaca yang kerap berubah-ubah.

Kembali pada Pilkada Kaltim 2018, diprediksi akan memunculkan beberapa calon pasangan gubernur dan wakil gubernur dari berbagai latar belakang dengan kapasitas atau kemampuan untuk memimpin yang tingkatnya berbeda-beda. Untuk itu masyarakat Kaltim harus cerdas memilih dan menentukan yang akan duduk sebagai gubernur dan wakil gubernur Kaltim pada 2019 yang akan datang.

Gubernur Kaltim yang akan datang, haruslah benar-benar memahami permasalahan yang tengah di hadapi provinsi ini. Warga Kaltim tentu tidak menginginkan lagi sosok pemimpin yang hanya pandai mengumbar gagasan-gagasan besar yang ngoyo, yang ternyata tidak aplikatif di masyarakat dan ujung-ujungnya gagasan tersebut mandek di tengah jalan.

Sosok Isran Noor, yang berdasarkan hasil survey INES (Indonesia Network Election Survey) menempati urusan teratas calon gubernur untuk Pilkada Kaltim 2018, merupakan sosok dengan kapasitas kepemimpinan yang tidak perlu diragukan lagi. Isran tahu betul tentang permasalahan di provinsi ini, dan mempunyai langkah-langlah strategis untuk perbaikan Kaltim ke depan.  (Akhmadi S.).

 

Komentar

News Feed