Anggota Dewan Puji Hasil Pembangunan

0
64

Tanah Tidung – Anggota DPRD KTT, M Yunus Yakau mengatakan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab tidak akan berjalan maksimal ketika tidak ada respon positif dari masyarakatnya sebagai penerima manfaatnya.

“Padahal pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sudah cukup progresnya jika dilihat dari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati definitif hanya berjalan setahun saja akan tetapi pembangunan yang dirasakan masyarakat selayaknya sudah jauh melampaui target, Kabupaten Tana Tidung (KTT) sudah hampir merata merasakan nikmatnya penerangan di rumah-rumah mereka, air bersih dan lainnya,” jelasnya.

Ia menilai pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal kendati dalam setiap prosesnya ada saja yang kontra sehingga menjadi kendala tersendiri bagi pembangunannya.

Padahal tujuan pembangunan untuk masyarakat juga, akan tetapi berbagai penolakan seringkali terjadi seperti pembangunan turap ada yang belum terselesaikan. “Untuk Kecamatan Tana Lia tidak ada masalah sama sekali baik lahan yang dikuasai oleh perusahaan ataupun mendapatkan penolakan dari masyarakat yang menjadi kendala sosial sehingga pembangunan penurapan yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya abrasi dan penataan kawasan bantaran sungai benar-benar terealisasi akan tetapi untuk dua kecamatan lainnya mengalami kendala alam dan sosial yang harus dituntaskan terlebih dahulu oleh pemerintah melalui instansi terkait baru dapat dilanjutkan kembali, dan itupun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadikan lahan clean and clear,” imbuhnya.

Sedangkan saat ini pemerintah selain harus mendapatkan dukungan dan motivasi dari masyarakat juga harus menghadapi kendala pembangunan lantaran banyaknya lahan di KTT dikuasai oleh tiga perusahaan besar seperti PT. Intracawood Manufacturing, PT.Inhutani Lestari serta PT. Adindo Hutani Lestari dimana hampir sepertiga perempat dikuasai perusahaan dan sisanya lagi berada di kawasan perairan.

“Bukan hal yang mudah untuk membangun di KTT ini, selain harus menghadapi persoalan lahan juga kurang dukungan dari masyarakat menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan, apalagi bila banyak pihak yang hanya berburuk sangka terhadap apa yang dilakukan, sebab kami sendiri sebagai wakil rakyat juga melakukan pengawasan kepada pemerintah, artinya pembangunan sudah berjalan baik meski ada saja yang perlu dibenahi akan tetapi bila ada respon positif dari masyarakat maka akan mempermudah pemerintah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” pungkasnya. (hms/adv).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here