oleh

Pengurus PESTI Kutim Menggelar Acara Buka Puasa Bersama

Foto Bersama : Pengurus Pest Kutim gelar acara buka puasa bersama di Warung Kwali di Jalan Dayung Sangatta

WARTAKUTIM.co.id, SANGATTA – Pengurus Persatuan Soft Tennis Indonenesia (PESTI) Kabupaten Kutai Timur menggelar acara buka puasa bersama di warung Kwali di Jalan Dayung Sangatta, Sabtu (17/6/2017). Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PESTI Kutim Saipul Ahmad dan Sekretaris Harits Hamum dan seluruh penguru yang berjumlah kurang lebih 30 orang.

Ketua PESTI Kutim Saipul Ahmad mengatakan, acara buka puasa ini sekaligus silaturahmi antar pengurus PESTI Kutim dan sekaligus mendengarkan masukan dari pengurus tarkait dengan rancana kegiatan PESTI kedepannya.

“Silaturahmi ini sebenarnya sudah lama ingin lakukan. Namun, melihat kesibukan masing masing pengurus, sehingga baru dapat dilaksanakan pada Ramadhan kali ini, setelah lebaran Idul Fitri nanti, kami akal lebih instens lagi menggelar pertemuan dengan para pengurus untuk kemajuan olahraga ini kedepannya,”terangnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, dengan masuknya PESTI sebagai salah satu cabor (cabang olahraga) yang dipertandingan dalam Peken Olah Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 di Kutim,. Maka, pihaknya akan berusaha untuk meraih prestasi di Porprov nanti.

“Salah satu tujuan kami adalah, mengkonsolidasikan semua rekan-rekan dipengurus ini dalam rangka untuk menyamakan presepsi, apa yang kita inginkan kedepan bisa tercapai dengan maksimal,”pangkasnya

Sekedar diketahui, cabang olahraga Soft Tennis merupakan olahraga yang baru dikenal di Indonesia. Olahraga ini berdasarkan wikipedia, mirip dengan tennis lapangan, namun yang membedakan adalah bentuk raket yang digunakan biasanya berukuran lebih kecil dan bobot yang lebih ringan. Yang paling menonjol perbedaannya adalah penggunaan bola karet yang lentur dan lebih ringan dibanding bola tenis biasa yang keras dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi apabila dipukul. Lapangan yang digunakan sama dengan lapangan tenis biasa.

Dengan bola yang lebih ringan dan lentur pantulan bola tidak akan jauh dari garis lapangan permainan sehingga secara fisik tidak menguras tenaga yang lebih banyak jika dibandingkan dengan tenis biasa. Keunggulan inilah yang mengakibatkan soft tenis sangat cocok untuk olahraga permainan bagi anak-anak hingga orang tua.

Olahraga ini pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1885. Tetapi diindonesia sendiri kepengurus pusat (PP) PESTI baru terbentuk pada tahun 2013 lalu. Di Kutim, pengurus PESTI Kutim baru terbentuk pada Mei 2016 lalu dimana Saipul Anwar di tunjuk  oleh PESTI Kalimantan Timur sebagai ketua PESTI Kutim 2016-2021.

Meskipun Soft Tennis baru dikenal di Indonesia, altet Soft Tennis Indonesia sudah meraih prestasi di tingkat Internasional tahun 2014 di ajang Thailand International Soft Tennis Championship yang digelar di Bangkok, 19 – 25 Maret 2014 lalu. Soft Tennis juga sudah dipertandingkan di ajang Asian Games 2014. Sementara di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, 2020 mendatang menjadi salah satu cabor yang dipertanding, sebelumnya di PON sebelumnya di Jawa Barat, cabor ini dipertandingkan Eksebisi di PON 2016. (wal)

Save

Save

News Feed