Polisi Masih Mendalami Motif Dugaan Pembunuhan Pelajar SMK 1 Bengalon

0
3193

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Jajaran Polres Kutai Timur terus mendalami motif kasus pembunuhan seorang pelajar SMK Negeri 1 Bengalon, Rahmadi (17) yang ditemukan tidak bernyawa dalam kandang ayam di Simpang Perdau, desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon pada Selasa (16/5/2017) kemarin.

“Hingga saat ini kami masih terus mendalami motif dan penyebab kematian korban. Kita ada membagi tim Polres Kutim dangan Polsek Bengelon masih bekerja dilapangan,”ujar Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Andika Dharma Sena, ketika dihubungi wartakutim.co.id.

Dia menambahkan, kasus tersebut sudah ada titik terang untuk calon tersangka. Namun, pihaknya belum mau menyebutkan dan mempublikasikan pelaku pembunuhan tersebut ke awak media.

”Pada intinya kami (polisi) sudah ada titik terang. Kalau tersangka, saya belum  bisa menyebutkan, siapa tersangkanya dan kami juga akan lakukan gelar perkara atas kasus ini,”katanya, ketika ditanya wartawan dugaan pelaku dalam kasus ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sebelum ditemukan tidak bernyawa, korban berpamitan akan pergi ke Sangatta dengan PSG pada hari Senin 15 Mei 2017 jam 17.00 Wita.

Keesokan harinya, janesah korban ditemukan tergeletak dengan darah berceceran di dalam kandang ayam milik milik Masradi Kidang di Simpang Perdau desa Sepaso Selatan Bengalon. (WAL)

Baca Terkait  : Mayat Laki-Laki Ditemukan Warga Di Sepaso Selatan Bengalon